Troubleshooting Windows

[Windows][bsummary]

SEO

[SEO][twocolumns]

Tips & Trick

[Tips and Trick][bigposts]

Smartphone bisa deteksi racun dalam darah

Smartphone bisa deteksi racun dalam darah
Smartphone tidak hanya untuk komunikasi dan main game atau multi media lainya saja. Sekarang dengan aplikasi yang bernama CellScope kita bisa mendeteksi kadar racun atau parasit lainya dalam kadar darah kita.

Teknologi yang terus berkembang pada perangkat smartphone kini juga dimanfaatkan oleh kedokteran. Sekarang ini anda dapat menggunakan smartphone untuk keperluan medis dan lainya, bukan hanya untuk menelpon atau mengirim SMS saja.

Aplikasi CellScope akan secara otomatis menganalisa setiap gerakan molekul dan sel dalam sampel darah sehingga kadar parasit dapat dideteksi. Hasil dari penelitian dari pengembangan aplikasi CellScope ini kemudian diterbitkan di Science Translational Medicine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini secara efektif berhasil digunakan setelah beberapa uji coba yang dilakukan di Kamerun.

Para ahli juga mengatakan bahwa prestasi ini memiliki potensi pasar untuk lebih maju lagi karena bisa membidik negara yang dilanda penyakit tropis. Sebelumnya, pengobatan dua parasit yang dikenal mengerikan yakni kebutaan dan kaki gajah banyak diderita di negara-negara Afrika dan sebagian negara di Asia. Pengobatan ini sempat dihentikan karena pengobatan untuk parasit bisa menjadi fatal bagi beberapa pasien.

Sebuah tim di University of California, Berkeley, dan US National Institute of Health menggunakan smartphone yang dimodifikasi untuk mengotomatisasi semua proses ini. Sampel darah dikumpulkan dan dimuat ke dalam kotak sampel darah. Smartphone itu dihubungkan dengan kotak sampel darah.

Dengan hanya menyentuh layar, perangkat mulai menangkap video sampel darah dan mulai menganalisis gambar dan mendeteksi pergerakan dari parasit. Perangkat lunak ini dalam satu kasus berhasil mendeteksi parasit Loa Loa. Setelah berhasil terdeteksi jumlah parasit dalam sampel darah pasien, kemudian dilaporkan kepada petugas kesehatan untuk direkomendasikan pengobatan yang sesuai untuk pasien tersebut.

Dalam waktu dekat, tim peneliti di University of California, Berkeley akan memperluas pengujian prosedur skrining kadar parasit di sampel darah melalui smartphone pada 40.000 orang untuk analisis parasit di seluruh pelosok Kamerun.

Semoga aplikasi deteksi racun parasit ini segera di launching untuk kepentingan umat manusia.

No comments:

Post a Comment