Troubleshooting Windows

[Windows][bsummary]

SEO

[SEO][twocolumns]

Tips & Trick

[Tips and Trick][bigposts]

Struktur kondisi dalam PHP

Struktur kondisi dalam PHP - Bab ini akan membahas sejumlah perintah dan pernintaan yang terkait dengan pengambilan keputusan seperti tabel dibawah ini:

¬ Struktur Kondisi
* Struktur Kondisi If
* Struktur Kondisi If...Else
-Struktur Kondisi Khusus ? :
* Struktur Kondisi Switch...Case
¬ Struktur Perulangan
* Struktur Kondisi For
*Struktur Kondisi While
*Struktur Kondisi Do...While
*Struktur Kondisi Foreach
*Struktur Break dan Continue

Struktur kondisi if
if (kondisi) {
statement-jika-kondisi-true; }
Keterangan: Kondisi merupakan statemen atau variabel yang akan diperiksa TRUE atau FALSE.

Struktur kondisi If  Else
if (kondisi) {
statement-jika-kondisi-true;
} else {
statement-jika-kondisi-false; }
Keterangan: ̇ kondisi merupakan statemen atau variabel yang akan diperiksa TRUE atau FALSE-nya. Jika kondisinya TRUE maka statemen yang berada di blok if akan dieksekusi, sebaliknya jika kondisinya FALSE maka statemen yang berada di blok else yang akan dieksekusi.

Struktur kondisi khusus ?
(kondisi) ? benar : salah;
Keterangan: ̇ kondisi merupakan statemen atau variabel yang akan diperiksa TRUE atau FALSE-nya. Statement pada blok benar dan salah hanya boleh satu statemen saja

Struktur kondisi Switch Case
switch ($var) {
case '1' : statement-1; break; case '2' : statement-2; break; .... }
Keterangan:
̇- $var merupakan variabel yang akan diperiksa isi atau nilainya. Tipe data variabel ini tidak dibatasi. 
̇- Value pada case juga bisa berupa string, integer, boolean, bahkan bisa berupa conditional-statement. Boleh memakai kutip tunggal maupun kutip ganda. 

Contoh program menggunakan kondisi if
Tuliskan script berikut ini di teks editor anda dan simpan dengan nama if.php
<?php
$nilai = 80; if ($nilai >= 60) {
 echo "Nilai Anda $nilai, Anda LULUS";
}
?> 
Simpan di folder kerja anda lalu jalankan di browser dan lihat hasilnya

Contoh program menggunakan kondisi if else
Tuliskan script berikut ini di teks editor anda dan simpan dengan nama if_else.php
<?php $nilai = 50; if ($nilai >= 60) {
 echo "Nilai Anda $nilai, Anda LULUS";
} else {
 echo "Nilai Anda $nilai, Anda GAGAL";
}
?>   
Simpan di folder kerja anda lalu jalankan di browser dan lihat hasilnya

Penjelasan program: Pada program di atas, terdapat pemeriksaan kondisi apakah isi variabel $nilai lebih dari 60 (baris 3). Jika kondisi ini bernilai TRUE (variabel $nilai berisi nilai yang lebih besar dari 60) maka statement pada baris ke-4 akan dijalankan. Sebaliknya jika kondisinya FALSE, maka statement pada baris ke-6 yang akan dijalankan. Pada contoh program di atas, kondisi pada baris ke-3 bernilai FALSE karena isi variabel $nilai adalah 50. 

Contoh program menggunakan kondisi switch
Tuliskan script berikut ini di teks editor anda dan simpan dengan nama switch.php
<?php
$day = date ("D"); switch ($day) {
 case 'Sun' : $hari = "Minggu"; break;  case 'Mon' : $hari = "Senin"; break;  case 'Tue' : $hari = "Selasa"; break;  case 'Wed' : $hari = "Rabu"; break;  case 'Thu' : $hari = "Kamis"; break;  case 'Fri' : $hari = "Jum'at"; break;  case 'Sat' : $hari = "Sabtu"; break;  default    : $hari = "Kiamat";
}
echo "Hari ini hari <b>$hari</b>"; ?>
Simpan di folder kerja anda lalu jalankan di browser dan lihat hasilnya

Penjelasan program: Pada program di atas, variabel $day (baris ke-2) akan berisi 3 (tiga) digit pertama dari nama hari dalam bahasa Inggris. Dengan fungsi date(), kita akan memperoleh informasi tanggal, hari dan waktu sekarang. Fungsi ini akan diperlajari lebih lanjut pada Bab mendatang. Selanjutnya isi variabel $day akan diperiksa dengan switch (baris ke-3), jika isinya adalah ‘Sun’ maka $hari adalah “Minggu” dan seterusnya.

Bab selanjutnya akan membahas struktur perulangan dalam PHP

No comments:

Post a Comment