Troubleshooting Windows

[Windows][bsummary]

SEO

[SEO][twocolumns]

Tips & Trick

[Tips and Trick][bigposts]

Pembuat malware menargetkan ponsel Android

Para peneliti melaporkan jumlah aplikasi berbahaya tersedia di Google Play Store terus berkembang. Pertahanan terbaik untuk ponsel anda adalah aplikasi keamanan, bertindak hati - hati untuk download aplikasi dan menutup informasi untuk informasi akun bank dan kartu kredit anda. Sebagian besar dari kita berusaha untuk menghindari dengan cara apapun untuk menangkal malware dari ponsel kita. Andrew Brant menghbiskan waktu untuk meneliti aplikasi berbahaya dalam ponsel.

Sebagai direktur Blue Coat Systems of Threat Research, Brant menggunakan "honey pot" server internet dimaksudkan untuk menangkap pemasok malware. Sementara itu Brant menunjukan bahwa honey pot seperti gunung berapi. Ini seperti kamera tersembunyi di bank untuk mengawasi kejahatan yang mungkin terjadi. Server surveilans Brant benar benar menjadi Sandbox, yang memungkinkan tim peneliti keamanan untuk mengawasi tingkah laku orang orang jahat dalam internet tanpa resiko dengan data yang nyata.

Brant menggambarkan telah menemukan beberapa aplikasi berbahya di ponsel Android-nya. ""Saya telah download sebuah aplikasi yang tidak terkait beberapa jam sebelumnya, saya mendapatkan pesan teks di ponsel berterima kasih kepada saya karena sudah berlangganan 4 dollar perbulan". Malware telah berhasil mengontrka Brant untuk berlangganan tanpa memerlukan ijin.

"Kalau tidak ada pesan itu, saya tidak akan memperhatikan sampai aku melihat pada tagihan kartu kredit saya". Brant menjelaskan pentingnya melindungi ponsel untuk melindungi diri., terus mengawasi rekening bank dan kartu kredit, dan menanggapi aplikasi berbahaya.

Tanpa aplikasi keamanan ponsel anda sangat beresiko
Konvergensi malware ponsel dan pengguna menghubungkan ponsel mereka ke jaringan internal organisasi yang menyebabkan para keamanan TI kehilangan banyak waktu untuk istirihat menurut Brent  "BYOD [Bring Your On Device] membuat hampir tidak mungkin bagi TI untuk mencegah jaringan mereka dari serangan malware.

Menurut perusahaan keamanan, penelitian terbaru RiskIQ, jumlah aplikasi berbahaya di Google Play Store meningkat 388 persen dari 2011 sampai 2013, sementara presentasi aplikasi berbahaya yang dihapus Google sebesar 60% pada 2011 hanya 23% ditahun 2013.

Keamanan ponsel dimulai dari anda.
Instalasi aplikasi keamanan pada ponsel anda hanyalah langkah pertama, kadang kadang tindakan anda sendiri yang menimpa aplikasi keamanan ponsel.

Brant berkali kali mengingatkan pentingnya untuk berhati - hati untuk mendownload aplikasi dari Google Play Store. Android-trojan koler A biasanya menyusupi ponsel yang mengunjungi situs porno, biasanya situs ini menawarkan untuk mendownload pemutar video.

No comments:

Post a Comment